Khamis, 27 Mei 2010

Peluk Islam Selepas Menyertai Misi Kemanusiaan Gaza.




Peter Veana (melihat ke arah kamera) kini Muhammad Fatih, beberapa saat sesudah bersyahadat di depan Markas IHH. Foto: Sahabatalaqsha.com & Hidayatullah.com

Seorang peserta konvoi kemanusiaan dua malam yang lalu memutuskan memeluk Islam. Peter Veana, 63 tahun, berasal dari the Isle of Wight, Inggeris, adalah alumnus konvoi kemanusiaan Viva Palestina yang berhasil masuk ke Gaza bulan Januari 2010 lalu, dan kini ikut lagi dalam konvoi “Armada Kemerdekaan” menuju Gaza.

Peter mengucapkan Syahadat Ahad malam (23/5) di depan markas IHH (Insani Yardim Vakfi) sesudah mengikut shalat maghrib berjamaah di Masjid Sultan Muhammad Al-Fatif. Karena itu, beberapa orang yang hadir langsung mengusulkan untuk memberi nama Islam kepadanya, Muhammad Fatih.

Menurut Peter… eh Fatih, sejak berkenalan serius dengan Islam dalam konvoi ke Gaza 4 bulan silam, pancainderanya seperti semakin sensitif merasakan perubahan-perubahan peradaban. “Saat ini di segala aspek kehidupan Barat, dari mana saya berasal, sedang menuju kerusakan dan kehancuran. Lihat saja bagaimana Barat mendiamkan pembantaian terhadap Gaza,” jelasnya Fatih. “Sedangkan Islam, di mata saya semakin terlihat keindahannya di segala aspek kehidupan.”

Fatih bukan cuma berpikir dan beretorika. Selama sebulan terakhir ia berkeliling di the Isle of Wight, menyampaikan kepada penduduk kota tempat tinggalnya itu, memutar film, berceramah, menyebar brosur dan mengumpulkan dana sebesar 20 ribu poundsterling untuk dibelikan semen ke Gaza.

Keesokan siangnya, sesudah ia bersyahadat, dan sesudah semalam suntuk di dalam bis dari Istanbul ke Antalya, Sahabat Al-Aqsha & Hidayatullah.com bertanya kepada Fatih, bagaimana rasanya bangun tadi pagi sebagai seorang Muslim? “Saya merasa sedang berjalan semakin dekat kepada Allah, kepada kebenaran. Semua sekarang terlihat jelas…”

Lalu seorang peserta kafilah dari Malaysia mendatangi Peter, memeluknya, seraya berkata, “Peter, kamu sekarang lebih mulia dari kami, karena kami berlumuran dosa, sedangkan kamu bersih seperti bayi… Selamat, dan jangan lupa doakan kami.” [Laporan Dzikrullah, Santi Soekanto, Surya Fachrizal/hidayatullah.com]

10 ulasan:

penjejak maya berkata...

salam,

alhamdulillah dia telah mendapat petunjuk-Nya..

a kl citizen berkata...

alhamdulillah

Allah jua yang memberi hidayah kepada siapa yang Dia mahu

ada tag untuk acik

http://klcitizen.blogspot.com/2010/05/dek-sebab-lembu-bantal-letak-tepi.html

Abd Razak berkata...

Salam..

Hidayah datang dari Allah untuk orang terpilih..

kakcikseroja berkata...

Beruntunglah mereka yang terpilih. Kita yang dilahirkan Islam, belum tahu bagaimana kesudahan hidup kita. Semoga kita 'kembali' dalam keadaan beriman.

^inas^ berkata...

allahu akbar~

Nida berkata...

Alhamdulillah... hidayah yang diberikan bagi mereka yg dapat melihat indahnya Islam

shameel Iskandar berkata...

Maha Suci Allah yang memberikan hidayah kepada hamba-hambanya. Itulah kehendak-Nya. Beberapa tahun yg lepas, Yvonne Ridley seorg wartawan yg ditawan Taliban telah menemui hidayah. Itulah kuasa-Nya.

Syukur Alhamdulillah, bertambah lagi saudara seagama kita.

cucutoknor berkata...

salam ta'aruf...

moga ada manfaat bersama,insyallah

cemomoi berkata...

orang yang terima hidayah biasanya lebih kuat imannya berbanding kita yang islam keturunan ni moga kita juga dapat hidayah daripada Allah

ummu berkata...

salam,alhamdulillah,bertambah lagi saudara kita.
apa khabar agaknya berita terkini konvoi...